SEJARAH UPT. PERPUSTAKAAN

UNIVERSITAS SAMUDRA

 

Dalam perjalanan sejarahnya yang panjang, Perpustakaan Universitas Samudra telah lahir bersamaan dengan berdirinya perguruan tinggi swasta pertama di Langsa, yakni pada tahun 1963. Ketika itu organisasi Al-Jamiatul Wasliyah Cabang Aceh Timur telah berinisiatif untuk mendirikan Fakultas Ekonomi Malikul Saleh Langsa yang pada waktu itu juga disebut dengan Universitas Al-Wasliyah Malikussaleh (UNIVA) dan berafiliasi pada Universitas Al-Wasliyah Medan. Al- Jamiatul Wasliyah sendiri sebenarnya adalah sebuah organisasi Islam yang lahir di Medan pada tanggal 30 November 1930, bertepatan dengan 9 Rajab 1349 H, namun keberadaannya di Langsa sendiri hampir tidak dapat diketahui secara pasti, meskipun dikatakan bahwa Organisasi Himmah (Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah) Langsa telah berdiri sejak tanggal 30 November 1959.

 Sekolah Tinggi yang berada dibawah binaan YaFTMu (Yayasan Fakultas Tarbiyah Malikulsaleh) Langsa ini, dalam perkembangannya kemudian mengalami banyak kendala dari segi proses pelaksanaan, sehingga turut mempengaruhi pula perkembangan perpustakaannya, namun beberapa tokoh-tokoh masyarakat Langsa akhirnya berhasil menggagas kembali berdirinya Perguruan Tinggi Persiapan Negeri Langsa yang dibentuk pada tahun 1971. Dalam tahun 1971 itu, kondisi perpustakaan yang diberi nama dengan Perpustakaan Perguruan Tinggi Persiapan Negeri Langsa, masih sangat terbatas, bahkan diantaranya terdapat buku-buku koleksi yang merupakan hasil sumbangan banyak pihak, misalnya para pengusaha dan para saudagar, tokoh masyarakat, maupun simpatisan yang secara langsung menghibahkan buku-buku pentingnya untuk kemajuan Perpustakaan milik Perguruan Tinggi Persiapan Negeri Langsa saat itu. Salah satu yang merupakan penyumbang buku untuk Perpustakaan Perguruan Tinggi Persiapan Negeri Langsa pada waktu itu ialah Almarhum H. Salam yang beralamat terakhir di jalan Kampung Melayu II Langsa.

 Selanjutnya pada tahun 1976, dengan dibuka dua Sekolah Tinggi yaitu Sekolah Tinggi Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (STHPM) dan Sekolah Tinggi Ekonomi (STE), Perpustakaan semakin terdesak untuk meningkatkan jumlah koleksinya yang linier dengan kebutuhan perkembangan mahasiswa saat itu, terlebih ketika kedua perguruan tinggi tersebut memperoleh status terdaftar yang direalisasikan melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 01998 dan 0199 tahun 1981, maka perpustakaan Universitas Samudra Langsa semakin dituntut pula untuk berkembang seiring dengan kemajuan Pendidikan Tinggi Langsa ini. Dalam kondisi ini, Pemerintah Daerah saat itu, mencoba meningkatkan perhatiannya termasuk atas kebutuhan perkembangan sarana perpustakaan, khususnya dalam mendorong terlaksananya aktivitas menjalankan semua unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat.

 

Dalam perjalanan sejarahnya yang demikian panjang, akhirnya pada bulan Mei 2013, seiring berubahnya Perguruan Tinggi Swasta Universitas Samudra Langsa menjadi Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2013 tentang Pendirian Universitas Samudra, maka UPT. Perpustakaan Universitas Samudra juga telah melakukan berbagai perubahan dan penyesuaian sejalan dengan perkembangannya. Sejak penegeriannya yang  diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tanggal 4 Juni 2013, UPT. Perpustakaan Universitas Samudra telah memiliki koleksi sebanyak lebih dari 15.561 eksemplar untuk melayani kebutuhan 14.716 mahasiswa, yang menjadi anggota perpustakaan, yang tergabung kedalam 5 (lima) Fakultas dan 25 (dua puluh lima) Program Studi.